Objek dan Manfaat Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

By | 4 June 2017

Objek Kajian dalam Sosiologi

Objek kajian yang dalam ilmu sosiologi adalah sebagai berikut: (a.)   Objek Material. Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial, gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia di dalam sebuah masyarakat. (b.)   Objek Formal. Objek formal sosiologi adalah hubungan antara manusia dengan manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. (c.)   Objek budaya. Objek budaya salah satu faktor yang dapat memengaruhi hubungan satu dengan yang lain. (d.) Objek Agama. Pengaruh dari objek dari agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosial masyarakat, dan banyak juga hal-hal ataupun dampak yang memengaruhi hubungan manusia.

 

Manfaat Ilmu Sosiologi

Manfaat ilmu sosiologi adalah sebagai berikut: (a) Mengkaji status dan peran seseorang sebagai anggota masyarakat. ; (b) Memberikan pengetahuan tentang pola-pola interaksi sosial yang terjadi dalam suatu masyarakat.; (c) Membantu seseorang dalam memahami nilai, norma, tradisi dan keyakinan yang di anut oleh masyarakat lain serta memahami perbedaan yang ada dalam sebuah masyarakat.; (d) Memberikan kepekaan, bersikap kritis dan rasional dalam menghadapi gejala-gejala sosial masyarakat yang semakin kompleks pada sekarang.; (e) Mengontrol dan mengendalikan tindakan sosial dan perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Baca Juga: Ciri Sosiologi sebagai Ilmu

Pokok Bahasan dalam Sosiologi

Realitas sosial. Seorang sosiolog harus dapat menyingkap berbagai fenomena dan mengungkap tiap fenomena menjadi suatu realitas yang tidak terduga. Syaratnya adalah sosiolog harus mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi, dan pengamatan fenomena secara teliti serta menghindari penilaian yang bersifat normatif.

Fakta sosial. Fakta sosial  merupakan cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. Misal: Di sekolah ada siswa diwajidkan untuk datang ke sekolah tepat waktu, menggunakan seragam, dan bersikap hormat kepada guru. Kewajiban-kewajiban tersebut ditetapkan dalam sebuah aturan sekolah dan memiliki sanksi apabila dilanggar oleh siswa. Dari contoh tersebut dapat dilihat adanya cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah), yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid).

Khayalan sosiologis. Menurut Wright Mills, dengan khayalan sosiologi, kita mampu memahami sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi, dan hubungan antara keduanya. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah troubles dan issues. Troubles adalah permasalahan pribadi individu dan merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi. Issues merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. Contoh, jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur, maka pengangguran itu adalah trouble. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada, maka pengangguran tersebut merupakan issue, yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi.

Tindakan sosial. Tindakan sosial merupakan sebuah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. Contoh, memelihara burung untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial, tetapi memelihara burung untuk kemudian diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain, merupakan tindakan sosial.

 

Metode dalam Ilmu Sosiologi

Beberapa metode dalam ilmu sosiologi adalah sebagai berikut:

Metode empiris

Merupakan metode yang menyadarkan diri pada keadaan-keadaan yang nyata  didapat dalam suatu masyarakat.

Metode kualitatif 

Merupakan salah satu metode penelitian yang menggunakan data yang tidak dinyatakan dalam bentuk angka-angka.

Metode kuantitatif

Merupakan mentode penellitian yang menggunakan data yang dapat dinyatakan dalam bentuk angka-angka.

Metode deduktif

Merupakan metode yang mempelajari kaidah-kaidah yang dianggap umum yang kemudian di pelajari dalam keadaan secara khusus.

Metode induktif

Merupakan metode yang mempelajari secara khusus untuk mendapatkan kaidah-kaidah yang berlaku dalam lapangan yang lebih luas.

Metode rationalistis

Merupakan metode yang mengutamakan pemikiran dengan logika dan pikiran sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah-masalah yang terdapat dalam suatu masyarakat.

Metode fungsionalisme 

Merupakan metode yang bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam suatu masyarakat.

One thought on “Objek dan Manfaat Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *