Pengertian Pasar Modal dalam Bidang Ekonomi

By | 6 March 2017

pasar modal

Pasar Modal adalah suatu tempat bertemunya antara penjual dan pembeli untuk melakukan kegiatan perdagangan yang berhubungan dengan modal perusahaan publik seperti jual beli efek. Efek merupakan instrumen yang diperjualbelikan dalam pasar modal. Kemudian, bagaimana kaitannya dengan perekonomian? Kaitannya dengan perekonomian adalah karena pasar modal merupakan suatu kegiatan perdagangan berupa modal-modal perusahaan publik. Dengan adanya pasar modal tersebut dapat diketahui mengenai daya beli para penanam modal (investor). Hal tersebut juga menjadi salah satu tolak ukur perekonomian suatu negara melalui kegiatan jual beli di pasar modal suatu negara tersebut. Lalu, siapa saja pelaku pasar modal? Ada beberapa pelaku yang ada di pasar modal Indonesia. Beberapa diantaranya akan dijelaskan dalam artikel berikut ini

Pelaku Pasar Modal Indonesia

1.Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Otoritas Jasa keuangan (OJK) merupakan sebuah lembaga pengawas dan pengatur dalam kegiatan pasar modal yang ada di Indonesia. Berbagai aturan main dan tata cara mengenai penyelenggaraan kegiatan yang ada di pasar modal dibuat oleh OJK. Bapepam-LK merupakan suatu badan pengatur sebelum adanya OJK tersebut. Sekarang setelah adanya OJK, semua kegiatan dan penyelenggaraan yang ada di pasar modal diawasi langsung oleh OJK. Dapat disimpulkan bahwa  OJK merupakan wasit yang ada di pasar modal Indonesia.

2.Bursa Efek Indonesia (BEI)

Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan suatu lembaga yang menyediakan tempat dalam kegiatan pasar modal yang ada di Indonesia. BEI ini merupakan sebuah gabungan antara 2 bursa efek yaitu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Di sana menyediakan pasar bagi para pelaku pasar modal. pakah anda pernah mendengar istilah mengenai Lantai Bursa?  Lantai bursa merupakan tempat atau wadah untuk kegiatan jual beli yang ada di pasar modal. Jika OJK tersebut berperan sebagai wasit, Bursa Efek Indonesia merupakan lapangan yang ada di Pasar Modal Indonesia.

Baca Juga: Perusahaan Dagang dan Ciri-Cirinya

3.Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)

KPEI merupakan sebuah lembaga yang menyediakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi yang ada di bursa secara efisien untuk produk-produk efek yang diperdagangkan di pasar modal. Jika Anda yang ingin berinvestasi di Pasar Modal, Anda tidak perlu takut kehilangan dana yang digunakan untuk investasi karena telah dijamin oleh KPEI ini.

4.Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

KSEI merupakan suatu Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia. KSEI bertugas untuk memberikan pelayanan jasa penyimpanan dan penyelesaian transaksi Efek. Beberapa diantaranya penyimpanan Efek dalam bentuk elektronik, administrasi Rekening Efek, distribusi hasil Corporate Action, penyelesaian transaksi Efek, dan jasa-jasa yang terkait lainnya. KSEI juga berperan untuk melakukan penyimpanan berupa catatan transaksi yang ada di pasar modal.

5.Emiten

Emiten (Perusahaan Publik) merupakan suatu perusahaan yang memperoleh dana melalui pasar modal, baik dengan menerbitkan efek dan menjualnya melalui Bursa Efek Indonesia. Pada saat ini ada banyak sekali Emiten atau Perusahaan Publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jika Anda akan berinvestasi di salah satu Perusahaan Publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dapat dikatakan bahwa Anda menjadi salah satu pemilik  dari Perusahaan Publik tersebut. Beberapa contoh Emiten yang ada di pasar modal Indonesia adalah PT. BCA (kode di bursa BBCA), PT. BNI (kode di bursa BBNI), PT. ASTRA (kode di bursa ASII), PT BUMI RESOURCES (kode di bursa BUMI), dan lain sebagainya. Dengan demikian emiten ini mempunyai peranan yang cukup penting dalam pasar modal.

6.Investor

Investor atau disebut juga dengan penanam modal adalah orang yang berinvestasi di pasar modal dengan membeli efek dari suatu perusahaan publik atau emiten. Tidak hanya melakukan kegiatan pembelian saja, tetapi investor juga dapat menjual kembali di harga tertinggi demi mendapatkan keuntungan atau capital gain di pasar modal. Jika ingin menjadi investor di pasar modal, tentu harus mempunyai rekening efek di Pasar Modal. Bagaimana caranya untuk mempunyai rekening efek di Pasar Modal? Seseorang yang ingin mempunyai rekening harus membuka rekening efek melalui Broker atau Pialang. Broker atau pialang tersebut dapat berupa perusahaan sekuritas yang terdaftar sebagai anggota di Bursa Efek Indonesia.

7.Broker

Broker atau Pialang dapat berupa perusahaan, institusi, ataupun individu yang berfungsi sebagai perantara antara penjual dan pembeli dalam kegiatan jual-beli di pasar modal. Melalui Broker tersebut, seseorang dapat membuka rekening efek agar dapat membeli efek yang diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia. Beberapa tips dalam memilih broker adalah memilih Broker yang sudah berpengalaman dalam bidangnya. Hal tersebut sebagai salah jaminan yang berkaitan dengan keamanan investasi. Anda dapat memilih Broker seperti perusahaan sekuritas yang telah menjadi anggota BEI yang memiliki reputasi baik. Perusahaan sekuritas sekarang ini banyak memberikan penawaran dan pelayanan yang bermacam-macam, mulai dari sistem offline atau online yang canggih hingga kepada fee transaksi yang cukup rendah.

Demikian penjelasan mengenai informasi tentang Pasar Modal. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *