Pengertian Sistem Ekonomi dan Ciri Sistem Ekonomi

By | 8 February 2017

pengertian sistem ekonomi

       Pengertian sistem ekonomi adalah suatu cara yang digunakan oleh sebuah negara untuk menyelesaikan atau menghadapi permasalahan dalam bidang ekonomi negaranya. Ada beberapa jenis-jenis sistem ekonomi yang digunakan diberbagai negara di dunia. Semua semua sistem ekonomi mempunyai kelebihan dan kelemahan dari sistem ekonomi tersebut. Setiap sistem ekonomi yang ada di suatu negara mempunyai ciri-ciri sistem ekonomi yang berbeda-beda dengan negara lainnya. Pemilihan sistem ekonomi harus berdasarkan dengan masalah yang sering dihadapi oleh negara tersebut. Beberapa sistem ekonomi yang digunakan pada suatu negara adalah sistem ekonomi tradisional, liberal atau pasar, terpusat, dan campuran.

       Sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengkoordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, serta kekacauan yang terjadi dalam suatu negara dapat dihindari. (Gilarso, 1992:486)

Ada empat sistem ekonomi yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan situasi kondisi dan ideologi suatu negara yang bersangkutan yaitu sebagai berikut:

  1. Sistem ekonomi tradisional
  2. Sistem ekonomi terpusat
  3. Sistem ekonomi pasar
  4. Sistem ekonomi campuran

 

1.Sistem Ekonomi Tradisional

       Sistem ekonomi tradisional adalah salah satu sistem ekonomi yang dijalankan secara bersama-sama untuk kepentingan secara bersama atau demokratis. Dalam sistem ekonomi tersebut, segala sesuatu yang berkaitan dengan barang atau jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dipenuhi oleh masyarakatnya sendiri. Dalam sistem ekonomi tradisional, tugas pemerintah cukup terbatas dalam mengelola perekonomian yang ada dalam suatu negara. Pemerintah hanya cukup memberikan perlindungan saja dalam bentuk pertahanan pada suatu negara dan menjaga kondisi negaranya agar tertib. Kegiatan ekonomi ini berkaitan dengan masalah apa barang yang diproduksi dan berapa jumlahnya, bagaimana dan untuk siapa barang tersebut diproduksi. Itu semua telah diatur oleh masyarakat. Pada umumnya, sistem ini masih berlaku pada negara-negara yang belum maju.

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional

  1. Masyarakat mempunyai kegiatan yang masih komplek.
  2. Modal cukup terbatas
  3. Masyarakat sulit menerima adanya perubahan
  4. Kegiatan ekonomi sangat bergantung pada kondisi alam.
  5. Ikatan keluarga masih sangat kuat.
  6. Kegiatan produksi masih sederhana.
  7. Tujuan produksi belum mencari keuntungan secara maksimal.

 

2.Sistem Ekonomi Terpusat

      Pada sistem ekonomi ini pemerintah bertindak sangat aktif dalam segala pemenuhan kebutuhan hidup masyarakatnya termasuk keamanan dan pertahanan direncanakan pemerintah secara terpusat. Pelaksanaan dalam sistem ekonomi terpusat dilakukan oleh daerah-daerah di bawah satu komando dari pemerintah pusat. Dengan demikian, masalah apa barang yang diproduksi dan berapa jumlah barang yang diproduksi, bagaimana barang diproduksi dan untuk siapa barang diproduksi, semuanya diatur oleh pemerintah. Kebebasan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi ini sangat dibatasi oleh pemerintah sehingga inisiatif atau kreativitas individua tau masyarakat tidak dapat berkembang dengan maksimal. Pada umumnya sistem ekonomi terpusat ini diterapkan di negara-negara yang menganut paham komunis. Karena kebebasan masyarakat dibatasi oleh pemerintah, masyarakat cenderung kurang kreatif dan mempunyai daya saing yang rendah karena semua kebutuhan barang dan jasa telah disediakan oleh pemerintah.

Ciri-ciri sistem ekonomi terpusat

  1. Seluruh sumber daya dikuasai oleh negara.
  2. Kegiatan produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat pada suatu negara.
  3. Kegiatan ekonomi telah direncanakan oleh negara dan diatur oleh pemerintah secara terpusat.
  4. Hak milik individu tidak diakui oleh negara atau pemerintah.

 

3.Sistem Ekonomi Pasar

Pada sistem ekonomi pasar kegiatan ekonomi ini diharapkan dapat berjalan secara bebas sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku dalam suatu negara. Semua orang atau kelompok bebas untuk memproduksi barang dan jasa, sehingga akan mendorong masyarakat untuk bekerja lebih cerda dan kreatif. Masyarakat akan selalu berinovasi menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Bagi produsen dapat memungkinkan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Apabila barang atau jasa dapat dipasarkan kepada masyarakatnya, pada akhirnya produsen akan menyesuaikan dengan keinginan dan daya beli konsumen tersebut.

Ciri sistem ekonomi pasar ini adalah berlakunya persaingan secara bebas dalam suatu negara. Akibatnya individua tau kelompok yang kuat akan bertambah kuat, sedangkan individua tau kelompok yang lemah semakin terdesak dan tidak berdaya dalam masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka pemerintah harus ikut mengendalikan persaingan secara tidak sehat dengan membuat peraturan perundang-undangan yang membatasi setiap kegiatan ekonomi yang sedang dijalankan di negaranya. Oleh karena itu, di dalam negara tersebut dapat terbentuk sistem ekonomi pasar yang terkendali, bukan ekonomi bebas sebebasnya.

Ciri-ciri sistem ekonomi pasar

  1. Adanya pengakuan terhadap hak individua tau perorangan.
  2. Kedaulatan kepada konsumen dan kebebasan dalam konsumsi.
  3. Menerapkan persaingan secara bebas.
  4. Motifnya dalam kegiatan ekonomi mencari laba atau keuntungan.
  5. Peranan modal sangat penting dalam menjalankan kegiatan ekonomi
  6. Peranan pemerintah sangat dibatasi dalam kegiatan ekonomi.

 

4.Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran biasanya diterapkan pada negara-negara yang masih berkembang. Di negara yang masih menganut sistem ekonomi campuran, pada sektor swasta dan sektor pemerintah secara bersama-sama berjalan berdampingan dalam memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa. Terdapat pula badan perencana negara yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi pada suatu negara. Sistem ekonomi campuran ini merupakan perpaduan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

  1. Pemerintah berperan aktif dalam kegiatan perekonomian di suatu negara.
  2. Perencanaan kebijakan perekonomian ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku bagi sektor swasta.
  3. Pemerintah melakukan kegiatan pengawasan dan bimbingan kepada sektor swasta agar tujuan pemerintah dapat tercapai.

 

Kelebihan dan Kelemahan Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi Terpusat

Kelebihan Sistem Ekonomi Terpusat

  1. Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian,
  2. Pemerintah mempunyai kebebasan dalam menentukan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.
  3. Pemerintah mempunyai kendali untuk mengatur distribusi hasil dan produksi.
  4. Pemerintah melakukan pengelolaan dan pengawasan sektor produksi.
  5. Pelaksanaan pembangunan berjalan lebih cepat karena sudah disusun dalam perencanaan.

Kelemahan Sistem Ekonomi Terpusat

  1. Hal milik pribadi atau individu tidak diakui oleh negara.
  2. Potensi dan krativitas masyarakat tidak dapat berkembang dengan maksimal.
  3. Kebijakan bersifat paternalisme.

Sistem Ekonomi Pasar

Kelebihan sistem ekonomi pasar

  1. Setiap orang secara bebas menentukan kegiatan perekonomian sendiri.
  2. Setiap orang secara bebas mempunyai alat-alat produksi sendiri.
  3. Kegiatan ekonomi berjalan secara lebih cepat untuk maju karena adanya persaingan.
  4. Kegiatan produksi didasarkan pada kebutuhan masyarakat.

Kelamahan sistem ekonomi pasar

  1. Adanya eksploitasi terhadap orang lain.
  2. Menimbulkan adanya monopoli pasar.
  3. Adanya kesenjangan pendapatan masyarakat.
  4. Rentan terhadap krisis ekonomi.

 

Sistem ekonomi Campuran

Kelebihan sistem ekonomi campuran

  1. Kestabilan ekonomi tetap terjamin (Meskipun swasta diberikan kebebasan dalam kegiatan ekonomi, tetapi masih ada intervensi dari pemerintah)
  2. Pemerintah secara focus memberikan perhatian untuk memajukan sektor usaha dengan skala menengah dan kecil.

Kelemahan sistem ekonomi campuran

  1. Beban pemerintah cukup berat dibandingkan dengan beban swasta.
  2. Pihak swasta kurang maksimal dalam mendapatkan keuntungan.

 

Sistem Ekonomi Tradisional

Kelebihan sistem ekonomi tradisional

  1. Tingkat persaingan dalam kegiatan perekonomian sangat rendah.
  2. Kegiatan ekonomi dijalankan tidak berdasarkan target yang besar.
  3. Ikatan keluarga masih cukup kuat sehingga menyebabkan manusia untuk tidak egois.

Kelemahan sistem ekonomi tradisional

  1. Tingkat efesiensi masih rendah.
  2. Teknologi yang dijalankan masih terbatas.
  3. Kualitas barang atau jasa yang dihasilkan dari sektor produksi masih relatif rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *