Peran Pelaku Ekonomi (Produsen, Konsumen, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri)

By | 31 May 2017

peran pelaku ekonomi

         Setelah mempelajari tentang Model Diagram Interaksi, apakah masih ingat tentang pelaku-pelaku dalam kegiatan ekonomi dan interaksi yang ada di antara mereka? Kalian harus mengingatnya di dalam kehidupan nyata. Dengan begitu, kalian akan memahami para pelaku kegiatan ekonomi. Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai peran konsumen, produsen, pemerintah, dan masyarakat luar negeri. Selain itu, akan dibahas juga mengenai hubungan antara produsen dan konsumen dalam kegiatan ekonomi. Dalam kehidupan nyata, konsumen dan produsen mempunyai peran masing-masing dalam melakukan kegiatan ekonomi yang ada dalam sebuah negara. Dalam menjalankan peran tersebut, mereka akan melakukan suatu hubungan sehingga terwujud suatu kerjasama yang cukup baik dalam kegiatan ekonomi. Dengan begitu, juga turut mengembangkan perekonomian suatu negara.

A. Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi

1. Peran Konsumen dalam Kegiatan Ekonomi

a.  Konsumen sebagai penerima imbalan atas jasa dari penggunaaan faktor-faktor produksi.
b.  Konsumen menyediakan faktor-faktor produksi bagi produsen. Hal ini dapat berupa faktor-faktor produksi misalkan uang, tanah, tenaga kerja dan modal.
c.  Konsumen sebagai penyalur barang dan jasa. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai distributor. Misalkan ketika berpergian seseorang membeli barang-barang khas dari daerah yang dituju sebagai buah tangan.
d.  Konsumen sebagai pemakai, mengurangi dan menghabiskan barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk mempertahankan hidup. Dalam hal ini konsumen berperan sebagai pemakai barang-barang produksi.
e.  Konsumen membayar pajak kepada pemerintah atau negara. Misalkan pajak pertambahan nilai sebuah barang dibebankan sebagian kepada konsumen.

Baca juga : Pengertian Pasar Modal

2. Peran Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

a. Produsen sebagai penghasil barang dan jasa.
b. Produsen menerima pendapatan atas penjualan barang dan jasa yang telah diproduksi.
c. Produsen mengelola faktor-faktor produksi dan melakukan kegiatan produksi barang dan jasa.
d. Produsen sebagai agen pembangunan. Setiap perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan bagi pemilik modal tetapi bertanggung jawab atas kesejahteraan karyawan pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
e. Konsumen jasa-jasa produktif dari konsumen, berupa tenaga kerja, usaha, tanah untuk modal dan tenaga ahli sebagai pemimpin perusahaan
f. Produsen membayar jasa-jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi kepada konsumen berupa pembayaran upah dan sewa..
g. Produsen membayar pajak kepada negara. Seperti konsume, pajak juga dibebankan sebagian kepada produsen sebagai kompensasi kepada negara.

3. Peran pemerintah dalam Kegiatan Ekonomi

a. Pemerintah sebagai pengatur kehidupan ekonomi.
b. Pemerintah membuat perencanaan jangka panjang dan menengah (GBHN)
c. Pemerintah menyediakan sarana dan prasarana pembangunan.
d. Pemerintah menetapkan peraturan perundangan untuk mengatur, melindungi, atau menentukan cara-cara melakukan kegiatan ekonomi.
e. Pemerintah sebagai konsumen. Untuk menjalankan tugasnya pemerintah memerlukan berbagai macam barang atau jasa, misalkan kegiatan administrasi pemerintah diperlukan alat tulis dan peralatan kantor untuk transportasi diperlukan kendaraan, dan sebagainya. Dalam hal ini pemerintah berperan sebagai konsumen.
f. Pemerintah sebagai produsen. Pemerintah bertindak sebagai produsen untuk menghasilkan barang atau jasa yang menyangkut kepentingan orang banyak yang dilakukan melalui BUMN.

4. Masyarakat luar negeri dalam Kegiatan Ekonomi

a. Pengekspor atau pengimpor barang dan jasa.
b. Wisatawan mancanegara.
c. Mengelola investasi atas penanaman modal asing dengan mendirikan perusahaan milik asing dan swasta nasional (joint venture).
d. Menerima bantuan luar negeri berupa pinjaman dari negara-negara asing atau lembaga keuangan internasional.

B. Hubungan Konsumen dan Produsen dalam Kegiatan Ekonomi

         Setelah mengetahui tentang peranan konsumsi dan produksi apakah kalian tahu tentang hubungan antara keduanya dalam perekonomian Indonesia. Konsumsi dan produksi tentu tidak dapat dilepaskan antara satu sama lain. Mengapa? Tentu pertanyan ini akan kalian ajukan. Maka, untuk menjawab pertanyaan kalian simak hubungan antara produsen dan konsumen dibawah ini!

           Pernahkan kalian pergi kesebuah pusat perbelanjaan? Jika iya, apakah kalian pernah membeli sebuah barang sebagai pelengkap kebutuhan? Konsumsi merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan manusia tidak tergantung pada jenis dan macam barang itu sendiri. Maka dapat disimpulkan bahwa setiap manusia akan melakukan kegiatan konsumsi setiap hari selama masa hidupnya.

          Apakah kalian pernah berpikir apakah barang yang ditawarkan penjual (produsen) dapat terjual semua apabila konsumen tidak memilih barang tersebut? Hubungan antara produsen dan konsumen merupakan sebuah hubungan sebab akibat yang selalu beriringan antara satu dan lainnya. Dapat dikatakan bahwa tanpa adanya konsumen maka kegiatan produsen dalam memproduksi barang tidak akan berjalan dengan lancar dapat pula akan mengalami kebangkrutan, begitu pula sebaliknya. Tanpa adanya produsen konsumen akan kesulitan bahkan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan.

        Dalam kehidupan ekonomi, kedua kegiatan tersebut akan saling berpengaruh. Dimana produsen sebagai penyedia layanan dan konsumen sebagai pemakai layanan akan berusaha untuk mencapai kepuasan-kepuasan maksimum masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *