Struktur Sosial dan Ciri Struktur Sosial

By | 21 July 2017

Pengertian struktur sosial; kata tersebut berasal dari kata structum yang mempunyai arti menyusun, membangun untuk sebuah gedung dan lebih umum dipakai untuk istilah konstruksi yang berarti kerangka. Kata ‘konstruksi’ memang tidak lazim digunakan untuk bangunan masyarakat, sebagai istilah ilmiah yang dipakai adalah kata struktur sosial. Beberapa ahli menyebutkan bahwa pengertian struktur sosial adalah sebagai berikut:

Raymond Flirth

pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang dan meliputi pula lembaga-lembaga di mana orang banyak tersebut ambil bagian.

Soerjono Soekanto

suatu hubungan timbal balik antara posisi-posisi sosial dan peranan-peranan sosial.

R. Lanch

cita-cita tentang distribusi kekuasaan diantara individu dan kelompok sosial.

struktur sosial

Ciri-ciri struktur sosial

Ciri-ciri struktur sosial adalah sebagai berikut:

Terdapat dimensi vertikal dan horizontal

Struktur sosial pada dimensi vertikal adalah suatu hierarki status-status sosial dengan segala peranannya sehingga menjadi satu sistem yang tidak dapat dipisahkan dari struktur status yang tertinggi hingga struktur status yang terendah. Sedangkan pada struktur sosial yang memiliki dimensi harizontal, seluruh masyarakat berdasarkan karakteristiknya terbagi-bagi dalam kelompok-kelompok sosial yang memiliki karakter sama.

Bersifat abstrak

artinya tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba. Struktur sosial disini merupakan hierarki kedudukan dari tingkatan yang tertinggi sampai yang terendah, berfungsi sebagai saluran kekuasaan dan pengaturan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Sebagai landasan sebuah proses sosial suatu masyarakat

artinya proses sosial yang terjadi dalam suatu struktur sosial termasuk cepat lambatnya proses itu sendiri sangat dipengaruhi oleh bagaimana bentuk struktur sosialnya.

Bagian dari sistem pengaturan tata kelakuan dan pola hubungan masyarakat

Struktur sosial yang dimiliki suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur berbagai bentuk hubungan antarindividu di dalam masyarakat tersebut.

Struktur sosial selalu berkembang dan dapat berubah

struktur sosial merupakan tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat yang mengandung dua pengertian, yaitu dalam struktur sosial terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan, serta dalam setiap perubahan dan perkembangan tersebut terdapat tahap perhentian stabilitas, keteraturan, dan integrasi sosial yang berkesinambungan, sebelum terancam proses ketidakpuasan dalam tubuh masyarakat. Pada ciri yang kelima ini dalam sosiologi sering digunakan untuk melukiskan keteraturan sosial atau keteraturan elemen-elemen dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Proses Sosialisasi pada Seseorang

Bentuk Masyarakat berdasarkan ciri-ciri struktur sosial

Tiga bentuk masyarakat berdasarkan ciri-ciri struktur sosial dan budayanya yang dikemukukan oleh Selo Soermardjan adalah sebagai berikut:

Masyarakat modern

ciri-ciri struktur sosial dan budaya masyarakat modern adalah sbegaia berikut ini:

1) Hubungan sosial didasarkan atas kepentingan pribadi.

2) Hubungan dengan masyarakat lainnya sudah terbuka dan saling mempengaruhi.

3) Kepercayaan terhadap ilmu kengatahuan dan teknologi sangat kuat.

4) Terdapat stratifikasi sosial atas dasar keahlian.

5) Tingkat pendidikan formal tinggi.

6) Hukum yang berlaku sudah hukum tertulis.

7) Ekonomi hampir seluruhnya merupakan ekonomi pasar yang didasarkan atas penggunaan uang dan alat pembayaran lain.

Masyarakata madya

ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakat madya adalah sebagai berikut:

1) Ikatan keluarga masih kuat, tetapi hubungan dengan masyarakat setempat sudah mengendor.

2) Adat istiadat masih dihormati, tetapi mulai terbuka dengan pengaruh luar.

3) Timbulnya rasionalitas dalam cara berpikir sehingga kepercayaan-kepercayaan pada kekuasaan kekuatan gaib baru timbul apabila orang mulai kehabisan akal untuk menanggulangi suatu masalah.

4) Timbulnya lembaga-lembaga pendidikan formal sampai tingkat lanjutan.

5) Hukum tertulis mulai mendampingi hukum tidak tertulis.

6) Memberi kesempatan pada produksi pasar sehingga muncul diferensiasi dalam struktur masyarakat.

7) Gotong royong hanya untuk keperluan di kalangan tetangga dan kerabat, sedangkan kegiatam ekonomi dilakukan atas dasar uang.

Masyarakat sederhana

ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakat sederhana adalah sebagai berikut:

1) Ikatan keluarga dan masyarakatnya sangat kuat.

2) Organisasi sosial berdasarkan tradisi turun-temurun.

3) Memiliki kepercayaan yang kuat terhadap kekuatan gaib.

4) Tidak memiliki lembaga-lembaga khusus, seperti lembaga pendidikan.

5) Hukum yang berlaku tidak tertulis.

6) Sebagain besar produksi hanya untuk keperluan keluarga sendiri atau untuk pasaran dalam skala kecil.

7) Kegiatan ekonomi dan sosial dilakukan secara gotong royong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *